Survei Mengungkapkan Sekarang Pengguna Asisten Virtual Lebih Percaya AI Daripada Manusia

Survei Mengungkapkan Sekarang Pengguna Asisten Virtual Lebih Percaya AI Daripada Manusia | Gadget2Reviews.Com – Penerapan teknologi Asisten virtual saat ini tentu semakin mudah kalian ditemui bukan? Tidak lagi sebatas digunakan di speaker pintar, teknologi asisten virtual juga sekarang mulai banyak diterapkan di smartphone. Saat ini asisten virtual sudah semakin canggih dan pintar dalam mengenali penggunanya. Misalnya saja ketika ada pengguna yang berbicara dengan bisik-bisik, maka AI juga bisa merespon dengan hal yang sama.

Kemajuan teknologi yang saat ini semakin canggih tentunya akan memudahkan aktifitas hidup kalian sehari-hari. Dimulai dari bangun tidur sampai waktunya kalian tidur kembali, pastinya kalian selalu berinteraksi dengan teknologi. Namun disisi lain, dampak dari kemajuan teknologi ternyata memunculkan kekhawatiran tersendiri buat penggunanya. Bahkan kekhawatiran ini menjadi salah satu tren konsumer yang akan semakin tampak jelas pada tahun 2019 nanti.

Akankah Asisten Virtual Mengambil Alih Keputusan Akal Manusia ?

Survei Mengungkapkan Sekarang Pengguna Asisten Virtual Lebih Percaya AI Daripada Manusia

Menurut salah satu survei yang dilakukan oleh Ericsson, ada lebih dari 40% pengguna asisten virtual lebih percaya pada AI dalam menjaga privasi ketimbang orang lain. Bahkan pengguna asisten virtual tidak cuma percaya jika perangkat pintar mereka mampu menjaga data rahasia dengan lebih baik saja. Melainkan dari 30% pengguna Asisten Virtual juga percaya jika AI adalah jasa konsultan asuransi yang jauh lebih baik ketimbang manusia.

Akan tetapi untuk saat ini baru sampai pada aspek itu saja kepercayaan pengguna terhadap AI. Karena sampai saat ini masih sangat banyak hal lain di mana mereka lebih mempercayakan keputusan yang diambil manusia, misalnya saja untuk menjadi pengacara ataupun dokter.

Kekhawatiran Terhadap Asisten Virtual

Survei Mengungkapkan Sekarang Pengguna Asisten Virtual Lebih Percaya AI Daripada Manusia

Kekhawatiran lainnya yaitu jika aplikasi pada smartphone justru diam-diam mengintai kita. Menurut survei yang sudah dilakukan Ericsson di negara-negara dengan pengguna internet yang advanced. Sekitrar 47% responden memang sudah percaya dan mengetahui jika beberapa aplikasi populer yang ada di smartphone secara diam-diam memata-matai serta mengumpulkan data pribadi mereka.

Tidak hanya itu saja dari 52% responden juga sangat mengkhawatirkan jika aplikasi-aplikasi tersebut mengambil banyak data pengguna untuk diperjualbelikan kepada pihak ketiga dengan mengambil keuntungan. Kekhawatiran terhadap AI juga terdapat di antara beberapa responden yang aktifitas kesehariannya sering menggunakan bantuan asisten virtual.

Baca juga Cara Mengambil Screenshot Dengan Google Asisten

Sebanyak 34% responden juga merasa khawatir dan takut jika nantinya mereka akan kehilangan kemampuan untuk berpikir kritis sebab terlalu sering dimanjakan dengan teknologi asisten virtual. Sedangkan 31% responden bahkan merasa percaya harus rajin berkunjung ke “mind gyms” untuk bisa melatih cara berpikir “manusia”nya kembali.

Demikianlah mengenai dampak dari kemajuan teknologi AI khususnya dalam penerapan Asisten Virtual yang sekarang sangat mudah ditemukan. Tentunya setiap kemajuan teknologi ada dampak positif dan juga dampak negatif yang bisa ditimbulkan. Semoga kita semua bisa menyikapi dengan bijak dan positif penggunaan teknologi AI tersebut.