Test Point Redmi Note 3 Pro Untuk Mengatasi Hardbrick

Test Point Redmi Note 3 Pro Untuk Mengatasi Hardbrick | Gadget2Reviews.Com – Hardbrick merupakan suatu keadaan dimana ponsel Xiaomi Redmi Note 3 Pro kalian tidak terlihat adanya tanda-tanda kehidupan sama sekali hampir bisa dikatakan mati total. Pada kondisi seperti ini, kalian juga tidak akan bisa masuk ke recovery mode ataupun fastboot. Bahkan Redmi Note 3 Pro kalian juga tidak terlihat tanda-tanda apapun ketika dicolok dengan charger tekadang juga tidak bisa terdeteksi di komputer atau laptop.

Hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti karena gagal flashing, partisi OS yang rusak, kegagalan ketika kalian install TWRP dan yang paling parah bisa dari ic eMMC yang sudah rusak. Apabila kalian sedang mencari cara untuk mengatasi Redmi Note Pro Hardbrick, kalian bisa ikuti panduan berikut ini.

Memperbaiki Redmi Note 3 Pro Mati Total (Hardbrick)

Untuk memperbaiki Xiomi Redmi Note 3 Pro yang mengalami hardbrick, kita memerlukan bantuan Test Point Redmi Note 3 Pro. Test Point sendiri merupakan titik-titik tertentu pada sebuah papan PCB suatu perangkat elektronik yang mempunyai beberapa kegunaan tersendiri.

Pada kasus ini yaitu kita akan memaksa Redmi Note 3 Pro untuk bisa masuk ke mode download atau sering disebut masuk ke mode EDL. Untuk melakukan hal tersebut lah kita memanfaatkan sebuat Test Point yang memang sudah disediakan oleh pihak pabrikan.

Beberapa kondisi dimana kalian harus menggunakan Test Point Redmi Note 3 Pro diantaranya :

  • Redmi Note 3 Pro kalian dalam keadaan mati total.
  • Tidak bisa masuk ke fastboot
  • Tidak bisa masuk ke recovery mode
  • Tidak bisa masuk ke download mode atau EDL.
  • Biasanya Redmi Note 3 Pro akan terdeteksi sebagai Qualcomm USB 900e jika dihubungkan ke komputer atau PC.

Dimana Letak Test Point Redmi Note 3 Pro ?

Sebelum kalian melakukan unbrick Redmi Note 3 Pro melalui Test Point, sebaiknya kalian periksa terlebih dahulu kondisi baterai Redmi Note 3 Pro kalian. Karena bisa saja hal ini disebabkan oleh kondisi baterai yang benar-benar kosong, sehingga tidak bisa dicharge dengan normal. Agar lebih bisa meyakinkan kalian bisa mencoba untuk mengganti baterai Redmi Note 3 Pro kalian dengan baterai yang masih bagus.

Untuk bisa melakukan tutorial kalian harus membongkar Redmi Note 3 Pro kalian. Tentu bukanlah pekerjaan yang mudah buat kalian yang tidak terbiasa. Dan ini sangat beresiko tinggi merusakan ponsel Redmi Note 3 Pro kalian, jika belum berpengalaman.

Maka dari itu pastikan kalian melakukannya dengan hati-hati dan juga harus siap dengan segala resiko yang terjadi. Jika tidak mau ambil resiko, silahkan serahkan pekerjaan ini kepada teknisi ponsel terpercaya disekitar tempat kalian berada.

Cara Melakukan Test Point Redmi Note 3 Pro

Namun jika kalian memang sudah siap dan memang ingin belajar, selanjutnya cukup kalian sambungkan kedua Test Point seperti gambar diatas. Kemudian pasangkan kembali baterai Redmi Note 3 Pro lalu sambungkan dengan kabel USB komputer. Pastikan juga driver Qualcomm sudah kamu install di perangkat komputer atau laptop yang kamu gunakan. Selain itu terkadang kamu juga perlu melakukan disable driver signature di laptop Windows yang kamu gunakan.

Test Point Redmi Note 3 Pro Untuk Mengatasi Hardbrick

Jika langkah kalian sudah benar, maka ponsel kalian harusnya sudah bisa terdeteksi sebagai Qualcomm 9008 di komputer. Dan itu artinya Redmi Note 3 Pro tersebut sudah masuk ke model download atau EDL. Selanjutnya kalian bisa melakukan flashing Redmi Note 3 pro menggunakan Mi Flash.

Apabila kalian masih belum mengetahui langkah selajutnya, silahkan kalian simak cara flashing Redmi Note 3 pro menggunakan Mi Flash. Setelah proses flashing selesai silahkan kalian rakit kembali Redmi Note 3 pro kalian, kemudian coba untuk menyalakannya.

Demikian saja dulu, artikel mengenai Test Point Redmi Note 3 Pro untuk memperbaiki Hardbrick. Semoga bisa membantu kalian mencari solusi untuk mengatasi hardbrick Redmi Note 3 pro kalian.